News Update :

Lingkungan

Penyakit

Herbal

Bakso Sebabkan kanker Usus?

Kamis, 10 Mei 2012

Mengkonsumsi daging yang diawetkan bisa menyebabkan meningkatnya resiko kanker usus sampai 50%. Pendapat ini merupakan hasil awal dari sebuah penelitian yang dilakukan baru-baru ini. penelitian yang dilakukan sebelumnya menghubungkan antara daging pada kanker kolorektal, namun hampir semua penelitian mengelompokkan daging segar dengan daging olahan secara bersama-sama.

Temuan terakhir datang dari studi yang masih berlangsung, dan dikatakan para ahli riset yang benar-benar bisa diterapkan dalam suatu pola makan untuk mencegah kanker. Penelitian ini melibatkan hampir setengah juta orang, mulai dari wilayah selatan Yunani sampai wilayah utara Norwegia

Begitupun bukan berarti daging segar merah memperjelas kecurigaan, kata Dr. Arthur Schatzkin, kepala epidemologi nutrisi dan institut kanker nasional Amerika Serikat. "Hasil studi ini masih tahap awal," Kata Schatzkin, yang tidak terlibat secara langsung dalam penelitian ini. "masih ada banyak hal yang harus dilakukan lebih terarah dari hasil penelitian sebelumnya yang dapat kita tarik garis kesimpulan."

hasil penelitian ini pun dipresentasikan pada konferensi Nutrisi dan Kanker Eropa di Lyon belum lama ini. Para ahli mengatakan temuan itu menunjukkan bahwa masalah ini lebih kompleks dibandingkan yang dipikirkan oleh para ahli sebelumnya. Tidak mudah untuk mengatakan daging merupakan penyebab kanker atau tidak.

Para ilmuwan sedang mempelajari faktor-faktor seperti cara dan lama waktu memasaknya, serta cara memotong daging. Dari hasil studi ini diharapkan akan diketahui jawaban yang sebenarnya. beberapa penelitian menduga daging bisa meningkatkan bahan-bahan kimia penyebab kanker pada daging. Karenanya daging sapi yang gurih atau steak daging yang enak rasanya, kemungkinan mengandung komposisi yang tidak dikehendaki

"Kesimpulan ini mengarahkan kita pada apa yang kita kehendaki. Kesimpulan yang sudah jelas bahwa daging segar dan daging olahan tidak sama," kata Martin Wiseman, guru besar di Institut Nutrisi Manusia di Southampton, Inggris, yang tidak terlibat dalam penelitian ini.
"Tapi masalahnya sekarang bagaimana dengan humberger? Apakah itu daging olehan atau daging segar? Juga bagaimana dengan bakso daging? Kita masih baru mulai berusaha membebaskan semua ini," Kata Wisman.

Koordinator penelitian, Dr. Elio Riboli, kepada divisi nutrisi di Badan Internasional Riset Kanker, mengatakan pada pertemuan itu bahwa tidak adanya hubungan itu terlihat saat daging merah segar diamati dalam satu kelompok. Namun saat diproses, yang biasanya berupa daging merah, bisa dilacak secara mandiri, bahwa mereka yang mengkonsumsi rata-rata 60 gram sehari, setara dengan dua potong daging babi asap, atau hot dog berukuran besar, memiliki kemungkinan 50% pengembangan kanker pada usus besar atau lambung dibanding mereka yang sama sekali tidak makan daging yang diawetkan.

"namun sejauh ini, dalam analisis kami, belum dapat mengetahui cara memasak yang benar," kata Riboli "Karenanya untuk sementara ini tergantung dari seberapa banyak daging segar merah itu dikonsumsi. Begitupun hasil ini masih sementara sifatnya.

Pemanis buatan pencetus kanker?

"Upaya pengamanan pangan tak perlu diawali dengan jatuhnya korban keracunan. Pemantauan bahan tambahan makanan harus terus dilakukan untuk menghindari penggunaan zat berbahaya pada makanan dan minuman. Bahan tambahan yang bersifat karisnogenik, sudah seharusnya dihindari"

Upaya penanggulangan penyakit akibat kanker di Indonesia, cenderung masih belum merupakan suatu kebutuhan yang diutamakan. Hal ini disebabkan masih banyaknya problematika kesehatan masyarakat yang lain, yang lebih mendesak untuk ditanggulangi. Contohnya, penyakit infeksi, serta masih tingginya kematian ibu dan bayi

Di sisi lain, kanker sudah bukan lagi masalah yang dihadapi para ahli di neagara-nrgara maju saja, tetapi tumbuh menjadi masalah dunia. Diperkirakan, separo dari kejadian kasus di seluruh dunia yang mencapai .5,8 juta kasus, berasal dari negara berkembang. Keadaan ini diramalkan masih akan bertambah lagi. Peningkatan jumlah kasus kanker ini akibat terjadinya perubahan demografi, angka pertambahan penduduk yang tinggi, pertambahan golongan usia lanjut, pengaruh lingkungan dan porsi makan. Variasi pola penyakit kabker, memang sangat dipengaruhi oleh banyak hal khususnya lingkungan dan masyarakatnya.

Ketidaknormalan Fungsi
Tubuh manusia sebagian besar tersusun atas berbagai macam sel pembentuk organ dan jaringan. Dari sel ini pula untuk pertama kali pegaruh luar beraksi, sehingga memacu pertumbuhan sel yang tidak terkontrol. Sel tubuh mempunyai fungsi yang berlainan, namun cara memperbanyak jumlah sel nya adalah sama yakni dengan pembelahan.

Dalam keadaan normal, proses pembelahan ini diatur sedemikian rupa sehingga jumlah sel baru yang dibentuk sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan untuk menggantikan sel-sel tubuh yang rusak atau mati. Keadaan ini untuk menjamin sel tubuh tetap bearada dalam proporsi yang seimbang. Manakala proses pembelahan sek ini menyimpang dan tidak terkendali maka akan menimbulkan pertumbuhan yang abnormal. Pertumbuhan abnormal ini disebut neoplasia atau pertumbuhan ganda. Pencetus terjadinya penyelewengan yang menyebabkan keabnormalan bentuk dan fungsi sel inilah yang secara pasti belum diketahui. Namun demikian beberapa bahan biologik dan kimia terbukti telah menjadi faktor pencetusnya.

Pemanis dari Bahan Kimiawi
Kemajuan penelitian dalam bidang kimia industri telah mampu mendongkrak banyaknya zat kimiawi menggantikan peran zat alami untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Gula misalnya, sebagian peran dan fungsi rasa manisnya telah digantikan oleh sakarin dan siklamat

Sakarin adalah bubuk kristal putih dan sangat manis rasanya, setara dengan 550 kali gula. percobaan pada binatang membuktikan 5% sakarin dalam makanan selama 2 tahun, dapat mendorong terjadinya kanker kandung kemih. Dosis yang diberikan kira-kira setara dengan 175 gram sakarin sehari untuk orang dewasa, yang dipakai selama umur hidupnya.

Percobaan itu telah membuktikan bahwa peningkatan kecenderungan timbulnya kanker kandung kemih pada konsumen sampai 60%. Sehingga untuk mencegah dan menghindari terjadinya prevalensi ini Food and Drug Administration (FDA) badan pengawasan obat dan makanan Amerika menganjurkan pembatasan penggunaan sakarin hanya pada penderita kencing manis dan kegemukan saja. Sedangkan dosis yang aman usahakan tidak melampaui 1 gram setiap harinya

Selain sakarin dikenal juga siklamat sebagai bahan kimia pengganti gula. Rasa manis siklamat setara dengan 30 kali rasa gula yang kadar siklamatnya 0,1%. Bahan ini dibuat sampai batas kadar demikian dengan pertimbangan bila kadar siklamatnya dinaikkan hingga 0,5% saja akan terasa getir dan pahit. Dari data penelitian dilaporkan, pemakaian sodium siklamat dengan dosis 50-70 mg/kg BB setiap hari selama 18 bulan sampai 6 tahun, akan merangsang timbulnya kanker kandung kemih. Karena adanya resiko itu, maka penggunaan siklamat sebagai bahan tambahan makanan dan minuman diberbagai negara eropa dan Amerika telah dilarang.

Pengawet Sintetik Kimiawi
Sebagian bahan makanan terpaksa harus diawetkan karena semakin kesibukan untuk mengolah makanan dan kemajuan dunia pembuatan makanan olahan. Namun dibalik itu, ada hal yang kurang disadari. Dengan adanya proses pengawetan makanan, maka bahan pengawet itu pun dapat ikut terkonsumsi.

Bahan kimiawi yang sering digunakan sebagai pengawet antara lain natriun nitrit. Garam nintrit yang satu ini biasa digunakan untuk mempertahankan keaslian warna daging, memberikan aroma yang khas pada sosis, keju, dendeng, kornet dan ham. Untuk membuat keju, dianjurkan garam ini dipakai dibawah 50ppm, sedangkan untuk bahan pengawet daging dan pemberi aroma khas dapat diberikan secara bervariasi, yakni antara 150-500 ppm. Namun karena garam nitrit ini dapat memacu kanker, maka pemakaiannya dianjurkan tidak melebihi 500 ppm dan harus dipakai secara berhati-hati. garam nitrit sama sekali dilarang dipergunakan pada makanan bayi.

Zat Pewarna Berbahaya
Untuk mempercantik penampilan dan tekstur makanan, kerap ditambahkan suatu zat pewarna. Namun masalahnya, tak jarang zat pewarna yang ditambahkan bukan yang semestinya digunakan untuk makanan. Kecerobohan dan ketidakpedulian itu menyebabkan anjloknya nilai gizi makanan bahkan tak jarang membahayakan.

Penambahan zat pewarna makanan dan zat tambahan lainnya harus benar-benar disadari oleh para produsen, karena konsumen tidak mengetahui zat pewarna apa yang diberikan pada produk yang dimakan. Zat pewarna makanan alami di Indonesia sebenarnya banyak sekali, tetapi zat pewarna sintetis tak kalah jumlahnya. Pewarna sintetis yang banyak digunakan antara lain merah, kuning, jingga, hijau dan coklat. Warna merah dan kuning yang berjenis Rhodamin B serta Metanil Yellow masih kerap dihebohkan. Sesungguhnya zat pewarna tersebut merupakan zat pewarna untuk industri kertas, tekstil, cat dan kulit. Namun akibat kecerobohan pemakaian zat pewarna, bahan itupun tak jarang digunakan untuk mewarnai bahan makanan dan minuman.

Kecerobohan dan ketidakpedulian masyarakat dalam menggunakan zat pewarna itu jelas sangat menghawatirkan, karena dilaporkan seting menjadi pencetus terjadinya kanker kelenjar getah bening atau lymphoma. Di pasaran, masih cukup banyak bahan kimiawi yang tidak terkontrol yang masih sering digunakan pada bahan pangan. kasus boraks misalnya, telah menjadikan ibu rumah tangga berpikir ulang bila akan mengkonsumsi bakso atau mie. Karena itu, meski kasus tersebut diungkapkan dari hasil penelitian secara acak, namun untuk melindungi konsumen, maka penggunaan bahan tambahan makanan tersebut harus selalu dipantau

Niat baik, kejujuran dan pengetahuan yang cukup dari para produsen, sangat diharapkan untuk menangkal kasus itu terulang. Ketidak mengertian konsumen serta rasa tidak mau tahu produsen, sering mengawali terjadinya kecerobohan itu. Namun, haruskah tindakan mengamankan keselamatan konsumen itu diawali dengan jatuhnya korban? Pencegahan dan kehati-hatian, jelas lebih berharga daripada meraup keuntungan di atas gelimang korban keracunan.



Kebiasaan buruk yang merusak otak

Rabu, 09 Mei 2012

Otak manusia terdiri lebih dari 100 miliar syaraf yang masing-masing terkait dengan 10 ribu syaraf lain. Bayangkan, dengan kerumitan otak seperti itu, maka Anda wajib menyayangi otak Anda cukup dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk yang sering disepelekan.

Otak adalah organ tubuh vital yang merupakan pusat pengendali sistem syaraf pusat. Otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh.

Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan, emosi. Ingatan, pembelajaran motorik dan segala bentuk pembelajaran lainnya.

Sungguh suatu tugas yang sangat rumit dan banyak. Maka, hindarilah kebiasaan buruk di bawah jika Anda masih ingin otak Anda bekerja dengan baik.

1. Tidak Mau Sarapan
Banyak orang yang menyepelekan sarapan. Padahal tidak mengkonsumsi apapun di pagi hari menyebabkan turunnya kadar gula dalam darah. Hal ini berakibat pada kurangnya masukan nutrisi pada otak yang akhirnya berakhir pada kemunduran otak. Sarapan yang terbaik di pagi hari bukanlah makanan berat seperti nasi goreng spesial, tetapi cukup air putih dan segelas jus buah segar. Ringkas dan berguna untuk tubuh!

2. Kebanyakan Makan.
Terlalu banyak makan mengeraskan pembuluh otak yang biasanya menuntun orang pada menurunnya kekuatan mental. Jadi makanlah dalam porsi yang normal. Biasakan menahan diri dengan cara berhenti makan sebelum Anda kekenyangan.

3. Merokok
Jika rokok memiliki segudang efek buruk, semua orang pasti sudah tahu. Dan ada satu lagi efek buruk rokok yang terungkap di sini. Merokok ternyata berakibat sangat mengerikan pada otak! Bayangkan, otak manusia lama kelamaan bisa menyusut dan akhirnya kehilangan fungsi-fungsinya karena rajin menghisap benda berasap itu. Tak ayal di waktu tua bahkan pada saat masih muda sekalipun, kita rawan alzheimer (alzheimer adalah penyakit pikun).

4. Terlalu Banyak Mengkonsumsi Gula
Terlalu banyak asupan gula akan menghalangi penyerapan protein dan gizi sehingga tubuh kekurangan nutrisi dan perkembangan otak terganggu. Karena itu, kurangi konsumsi makanan manis favorit Anda

5. Polusi Udara
Otak adalah bagian tubuh yang paling banyak menyerap udara. Terlalu lama berada di lingkungan dengan udara berpolusi membuat kerja otak tidak efisien.

6. Kurang Tidur
Tidur memberikan kesempatan otak untuk beristirahat. Sering melalaikan tidur membuat sel-sel otak menjadi mati kelelahan. Tapi jangan juga kebanyakan tidur karena bisa membuat Anda menjadi pemalas yang lamban. Sebaiknya tidur 6-8 jam sehari agar sehat dan bugar.

7. Menutup Kepala Ketika Sedang Tidur
Tidur dengan kepala yang ditutupi merupakan kebiasaan buruk yang sangat berbahaya karena karbondioksida yang diproduksi selama tidur terkonsentrasi sehingga otak tercemar. Jangan heran kalau lamakelamaan otak menjadi rusak.

8. Berpikir Terlalu Keras Ketika Sedang Sakit
Bekerja keras atau belajar ketika kondisi tubuh sedang tidak fit juga memperparah ketidakefektifan otak. Sudah tahu sedang tidak sehat, sebaiknya istirahat total dan jangan forsir otak Anda.

9. Kurangnya Stimulasi Otak
Berpikir adalah cara terbaik untuk melatih kerja otak. Kurang berpikir akan membuat otak menyusut dan akhirnya tidak berfungsi maksimal. Rajin membaca, mendengar musik dan bermain (catur, scrabble, dll) membuat otak Anda terbiasa berpikir aktif dan kreatif.

10. Jarang Bicara
Percakapan intelektual biasanya membawa efek bagus pada kerja otak. Jadi jangan terlalu bangga menjadi pendiam. Obrolan yang bermutu sangat baik untuk kesehatan Anda.

Apakah anda memiliki beberapa atau bahkan semua kebiasaan2 ini??

Hidup itu pilihan…maka pilihlah yang terbaik bagi tubuh anda…^_^

Manfaat madu

13337795081644743381


  1. Madu dapat membersihkan kotoran yang terdapat pada usus pembuluh darah dan yang lainnya.
  2. Madu dapat menetralisir kelembaban tubuh.Baik dengan cara di konsumsi atau di oleskan.
  3. Madu bermanfaat bagi lanjut usia dan mereka yang memiliki keluhan pada dahak atau yang metabolismenya cenderung lembab dan dingin.
  4. Madu amat bergizi,melembutkan system alami tubuh.
  5. Mengawetkan pasta atau makanan yang di rendam dengan pasta.
  6. Menghilangkan rasa obat yang tidak enak.
  7. Membersihkan lever dan menjaga kesehatan lever
  8. Memperlancar buang air kecil
  9. Cocok untuk mengobati batuk berdahak
  10. Bila di minum dalam keadaan panas di campur dengan air tawar bias berguna mengusir serangga dan pengaruh opium
  11. Klu di minum begitu saja di campur dengan air putih bias berguna mengobati sakit akibat gigitan anjing gila (rabies) atau akibat keracunan jamur.
  12. Kalau sebongkah daging segar di masukkan kedalamnya akan bias terawetkan selama 3 bulan.
  13. Buah labu mentimun,labu,dan terong di rendam dalam madu juga bias terawetkan dalam waktu yang sama.
  14. Bahkan buah-buahan yang di rendam dalam madu bias bertahan hingga enam bulan.
  15. Madu juga bias di gunakan sebagai pembalseman mayat,sehingga bias disebut pembalseman yang aman.
  16. Bila di oleskan ke tubuh dan rambut yang berkutu akan bias membunuh kutu dan menghilangkan ketombe.
  17. Madu juga bisa memanjangkan rambut,memperindah dan melembutkannya.
  18. Kalau di gunakan sebagai celak,akan mempertajam pandangan mata.
  19. Kalau di gunakan untuk bersikat gigi bisa memutihkan dan mengkilatkan gigi.
  20. Bisa menjaga kesehatan gigi dan menyehatkan gigi.
  21. Madu juga berfungsi membuka simbul-simbul pembuluh darah dan membersihkan kotorannya.
  22. Baik untuk ginjal dan kandung kemih.
  23. Madu TIDAK BERBAHAYA bagi penderita kelainan lever dan limpa.seperti zat-zat gula pada umumnya.
  24. Untuk MENGHILANGKAN bahayanya sama sekali bisa di campur dengan CUKA BUAH dan sejenisnya,bahkan bisa berubah menjadi obat yang banyak manfaatnya.

Hikmahnya:
Begitu banyak manfaat dan fadillah dari MADU yang telah di ciptakan oleh ALLAH .Nabi SAW bersabda:”Obati penyakit kalian dengan mengucap BismillahRR kemudian terapilah dengan MADU,HABATUS SAUDA,ZAITUN.”Dan yakinlah bahwa ALLAH lah yang menyembuhkan segala penyakit.
Nabi biasa meminum madu di campur dengan air,untuk membersihkan air liur.Namun kebiasaan itu menyimpan sebuah rahasia menakjubkan untuk menjaga kesehatan.Kiat-kiat itu hanya di pahami oleh orang-orang yang cerdas saja.

Dalam Sunan Ibnu Majah, terdapat riwayat marfu’ dari Abu Hurairah:
“Barangsiapa meminum tiga sendok madu dalam tiga pagi saja setiap bulan,niscaya ia tidak akan terkena penyakit berat.

Dalam riwayat lain di sebutkan:
“Hendaklah kalian menggunakan 2 macam obat:Madu dan Al Quran” dari shahih Bukhari dan Muslim.
Kedokteran ala nabi memang berbeda dengan ilmu medis para dokter pada umumnya.Kedokteran Nabi bersifat pasti dan absolute serta bernilai kedokteran Ilahi,berasal dari wahyu dari lentera keNabian serta kesempurnaan intelegensi.Sementara dokter yang lain kebanyakan bersifat diagnosis,perkiraan,dan eksperimen belaka.Memang banyak sekali orang yang tidak mampu memanfaatkan kedokteran ala Nabi ini.Penyebabnya adalah bahwa kedokteran ala Nabi hanya bisa di manfaatkan bila di sertai keyakinan dan sugesti terhadap kesembuhan serta mengoptimalkan penggunaannya dengan iman dan kepasrahan.
Semoga bermanfaat bagi semua saudara-saudaraku..AAMIIN.

Serangan kanker malam hari

Wanita pekerja malam berpotensi terkena kanker payudara. Cahaya lampu bisa menekan sekresi hormon melatonin, dan menaikkan jumlah estrogen

Anda punya kebiasaan begadang atau bekerja malam hari. Bekerja pada malam hari itu ternyata tak sekedar bisa membuat orang kekurangan darah, jika anda wanita, kerja malam bisa memicu timbulnya kanker payudara. Dua riset terbaru menunjukkan kaitan antara kerja malam dan penyakit mematikan tersebut.

Penelitian pertama dilakukan tim dari Harvard Medical School pada Juni 1988 sampai Mei 1998. Journal of the national center institut edisi rabu pekan salah menyebutkan. Penelitian yang dipimpin Franche laden itu melibatkan responden 78.662 wanita perawat diberbagai rumah sakit di Amerika Serikat dari jumlah tersebut 2.441 perawat terkena kanker payudara.

mereka mencoba menginginkan lamanya bekerja shift malam hari dengan jumlah perawat yang beresiko terkena kanker yang dicari adalah mereka yang bekerja malam minimal 3 kali sebulan. Laden dan koleganya membagi berdasarkan lama bekerja : 1-14 tahun, 15-29 tahun dan 30 tahun keatas. Hasilnya responden yang bekerja 1-14 tahun dan 15-29 tahun beresiko terkena kanker payudara mencapai 8%. Tapi mereka yang telah menginjak 36% resiko itu dilihat dari produksi hormonmelatonin meski persentase kenaikannya cukup kecil, secara statistik peningkatannya cukup signifikan, kata Laden

Hasil studi Laden diperkuat riset Scott Davis dan koleganya dari Fred Hanchin Son Cancer Research Center, Seatle, Amerika Serikat. Dalam Journal yang sama disebutkan, ia meneliti 793 wanita penderita kanker. kebiasaan tidur dan bangun di tengah malam mereka diteliti, ditengan sinar lampu. hasilnya, wanita bekerja malam menekuni profesinya lebih dari 3 tahun berpotensi kena kanker payudara 60%

Studi ini mengejutkan Davis. "Sekarang kita sudah mulai melihat banyak bukti pengaruh bekerja malam terhadap kesehatan," Ujar Davis. Namun, Davis belum puas terhadap studi tersebut ia memandang studi serupa perlu dilakukan lebih banyak lagi sebelum dokter mengusulkan agar jam kerja malam untuk wanita diubah.

Davis menduga peningkatan resiko itu berkaitan dengan produksi melatonin. Menurut dia, lampu pada malam hari menekan jumlah hormon melatonin. Melatonin diproduksi oleh kelenjar Pincal yang terletak didasar otak besar. Produksinya tergantung siklus tidur.

Melatonin berkaitan dengan hormon faktor penglihatan. Jika malam hari dipakai tidur, maka jumlah melatonin akan bertambah. Tetapi, kata Davis, sinar lampu membuat mata melek.

"Jika terekspose sinar lampu pada malam hari melatonin akan berkurang,"Ujar Davis.

Penurunan melatonin itu pada gilirannya akan mengubah metabolisme disejumlah organ tubuh, termasuk payudara. Dipayudara, melatonin akan mengubah perubahan hormon estrogen. Produksi estrogen nya meningkat, peningkatan hormon estrogen yang berlebihan bisa mendorong timbulnya kanker payudara.

Studi ini tentu saja bisa membuat was-was wanita yang kerap bekerja malam. Mereka mungkin akan berfikir 2 kali untuk menerima pekerjaan pada malam hari. Sebab, kanker payudara bukan tergolong penyakit enteng.  Di Indonesia, kanker payudara merupakan penyakit kanker terbesar kedua yang diderita wanita dibawah kanker mulut rahim.

Menurut Didid : 1. Hindari bumi, ahli bedah kanker peyudara pada rumah sakit Dharma Nugraha, Jakarta Pusat, Prevalensi penderita kurang lebih 12 dari 100.000 wanita terkena kanker payudara setiap tahun. Namun ia menampik kaitan kerja malam dengan kanker payudara.

Mantan staf pengajar di fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu tak yakin bahwa perubahan jam kerja malam akan mengubah metabolisme hormon. Sebab, bila seseorang terbiasa bekerja malam, produksi hormon pun akan normal kembali.
"lagi pula, tak cuma melatonin yang rendah yang menyebabkan kanker. Melatonin berlebih juga bisa memicu kanker,: Ujarnya
Menurut Didid, resiko terkena kanker payudara tidak semata-mata ditimbulkan oleh peningkatan hormon estrogen.
Adapula faktor stress, wanita 35 tahun yang tak punya anak dan faktor keturunan, juga adanya gen
"Walau estrogennya bila tak ada Gen BRCA belum tentu wanita kena kanker katanya. Didit menilai studi tersebut terpirik dan belum dibuktikan di laboratorium

Kanker.... Tamu yang diundang!

Penyakit kanker tidak datang begitu saja, melainkan karena anda telah mengundangnya secara "baik-baik" alias tidak disengaja. Oleh sebab itu, kalau ingin terhindar dari kanker, anda sebaiknya berpikir untuk tidak mengundangnya. Konon kanker berasal dari virus tertentu yang mampir ke tubuh manusia. Namun sebenarnya 80% kasus kanker disebabkan oleh kebiasaan buruk manusia yang tidak bisa lepas dari benda-benda yang berpotensi menyebabkan kanker atau karsinogenik.

Cara paling gampang menghindari kanker adalah dengan berusaha mengurangi kesempatan untuk bersentuhan dengan benda-benda yang bersifat karsinogenik. Tetapi perlu diketahui, hai itu sulit dilakukan, karena hampir semua benda di muka bumi ini bersifat karsinogenik.

Tempat tidur dan pakaian yang digunakan ketika tidur, hampir bisa dipastikan membawa karsinogenik. Mandi, pasti anda menggunakan sabun yang mungkin mengandung karsinogenik. Makanan dan minuman juga banyak yang mengandung zat karsinogenik.

Di Amerika Utara saja ada lebih dari 30.000 zat kimia yang berseliweran dan bersifat karsinogenik. Polusi bahan kimia, limbah industri dan kendaraan bermotor, diduga telah menyebabkan 5% dari semua kasus kanker yang ditemukan di Amerika setiap tahun

Bayangkan, berapa besar potensi kanker pada masyarakat Indonesia mengingat tingkat polusi disini sangat besar. Belum lagi kebiasaan buruk merokok dan meminum minuman keras, yang bertanggung jawab atas 2/3 kanker yang didiagnosa di Amerika setiap tahun

Sebelum anda membuat daftar undangan ada baiknya mengetahui benda-benda apa saja yang bisa menyebabkan kanker pada manusia

Limbah industri yang mengandung arsenic (anorganik) dan bis (2-Chloromethyl) eter serta turunanya, merupakan sumber kanker. Asal tahu saja, 50ppb (part per billion) arsenic dalam air memiliki potensi menyebabkan kanker. Saat ini, satu dari 100 orang Amerika menderita kanker akibat arsenic. Sedangkan bis eter bisa dibawa seafood dan ikan karena zat ini biasa dibuang ke laut, sungai dan danau oleh pabrik.

Bonzene yang bisa ditemukan dalam tembakau, asap kenalpot kendaraan bermotor, plastik, pestisida dan detergen, juga berpotensi menyebabkan kanker

Zat lain yang membawa sumber kanker adalah benzidine, yang dipakai oleh industri tekstil, kertas dan kulit sebagai pewarna. Zat ini telah digunakan sejak 60 tahun, dan ini ada lebih dari 250 pewarna dengan bahan baku benzidine. Zat serupa brnzidine adalah 3,3-Dichlorobenzidine, yang digunakan sebagai pewarna cat

Cadmium (anorganik) yang digunakan untuk baterai, plastik, pigmen dan pelapis besi, juga bersifat carcinogenik. Asap rokok, selain mengandung benzene juga mengandung zat satu ini. 
Chlorinated Paraffin Waxes yang digunakan dalam industri lilin juga karsinogenik, demikian juga benda yang mengandung Chromium, yang menjadi inspirasi film Erin Brokovich.

Hal paling menakutkan adalah buah-buahan, obat, minuman kuat, minuman kemasan, antibiotik, vitamin, obat-obatan lain, yang kemungkinan mengandung dichloromethane. Terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung dichloromethane bisa menyebabkan kanker, Ironisnya, hampirsetiap kebutuhan sehari-hari mengandung zat ini, mulai dari cat, peluntur cat, tinta, kosmetik, makanan dan minuman kemasan, serta buah-buahan..... sangat menyeramkan ternyata................!!!!!

Styrofoam plastik busa berbahaya

Selasa, 08 Mei 2012

Plastik busa yang lazim dipakai sebagai tatakan kemasan bahan pangan dan pelindung barang elektronik belakangan semakin sering digunakan untuk wadah makanan dan minuman. Padahal bahan penyusunnya bersifat racun sehingga bisa mencemari makanan atau minuman. Apalagi kalau hidangan itu dikemas panas-panas! Seperti yang dipaparkan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) bahan ini bisa merangsang tumbuhnya sel tumor dan kanker serta potensial mengakibatkan cacat lahir.
Pada peringatan Hali Lingkungan Sedunia, 5 Juni 1993 lalu, sejumlah pemuda mendatangi salah satu restoran fastfood di bilangan Jl. Thamrin, Jakarta. Mereka ternyata tidak sekedar membeli humberger, tetapi sekaligus berkampanye demi lingkungan.

Setelah memesan makanan dan minuman, mereka minta pramusaji memindahkan makanan dari kemasan plastik busa yang disediakan pihak restoran ke dalam karton atau gelas kaca yang mereka bawa sendiri. Sedang kepada pengunjung lain para pemuda itu menyebarkan selebaran dengan pesan "Awas, bahaya Styrofoam".

Banyak Jenis Plastik
Styrofoam hanya salah satu dari puluhan, bahkan ratusan jenis plastik. Orang awam memang sulit membedakan berjenis-jenis plastik, meskipun barang ini begitu gampang ditemukan disekitar kita. Mulai dari sikat gigi, ember, gantungan baju, kabinet, peralatan dapur, sisir, tutup kaset, sampai kantung plastik. Tahukah anda kalau benda benda ini terbuat dari bahan plastik yang berbeda-beda?

PLastik merupakan hasil dari proses pencampuran bahan kimia organik yang berasal dari minyak bumi, batu bara, atau gas alam. Sebagai suatu bahan, plasti memang memiliki keistimewaan. Ia mudah dibentuk menjadi serat, lembaran, maupun padatan. Selain kuat dan awet, harganya pun relatif murah

Lantas bagaimana kita bisa membedakan berbagai jenis plastik? Bergantung pada bahan dasar-nya, yang secara umum disebut monomer. Untuk membentuk plastik, monomer-monomer ini diproses menjadi rantai-rantai panjang yang disebut polimer. Untuk menghasilkan plasstik mentah - dikenal sebagai resin - polimer ini ditambah dengan berbagai bahan kimia lain. Baik sebagai pengisi, pelentur, pewarna, peliat, maupun pelumas. Perbedaan kombinasi jenis dan jumlah polimer serta bahan tambahan (aditif) inilah yang membedakan karakter dan jenis plastik yang dihasilkan.

Perkembangan plastik sendiri dimulai sejak akhir abad XIX. Yang dianggap berhasil mengembangkannya secara komersial adalah John W. Hyatt, seorang ilmuwan AS. Pada tahun 1968 John berhasil menciptakan bahan pembuat bola biliat, sisir, dan pengisi kerah baju dari campuran serat (selulosa), asam nitrat, dan kamper. Bahan ini oleh Perusahaan Eastman Kodak pada tahun 1884 dikembangkan menjadi pita seluloid, yang kini dikenal sebagai bahan dasar pita film dan foto.

Beberapa tahun kemudian tapatnya pada tahun 1909, plastik sintetis berbahan dasar polimer organik ditemukan oleh Leo H. Baekland. Pada tahun 1930-an setelah teori makromolekuler yang mampu menjelaskan susunan molekul polimer berkembang, teknologi plastik berkembang pulsa dengan pesat. Tak ketinggalan pada tahun 1935 tim peneliti Perusahaan Du Pont menemukan nilon.

Disusul penemuan jenis plastik lain oleh berbagai pihak. Misalnya akrilik, teflon, melamin, saran, formika sampai plastik busa atau styrofoam yang di proses itu. Semua sebutan itu merupakan istilah umum dari berjenis-jenis plastik yang berbeda bahan dasar. 

Monomer plastik yang peling banyak dikenal saat ini diantaranya vinil klorida, stirena, etilena, propilena, formaldehida, akrilida dan beberapa jenis lain. Hasil penggabungan monomer, yang dikenal sebagai polimer dan merupakan bahan dasar utama plastik diberi nama sesuai monomer-nya setelah ditambahi kata "poli". Diantaranya polivinil klorida, polietilena, polistirena, polipropilena. Ringkasnya, plastik adalah campuran polimer dengan beberapa bahan tambahan.

Keluarga besar plastik ini memang sangat banyak anggotanya. Masing-masing memliki karakter dan kugunaan berbeda-beda. Dari sekian jenis yang dianggap terpenting dan paling banyak digunakan saat ini ada sekitar 25 jenis. Selain nama dagang, plastik juga memiliki sebutan teknis yang baku, dengan penyingkatan bahan dasar polimernya. Misaknya teflon nama teknisnya adalah politetrafluorethylene (TFE). Teflon sekarang dipakai sebagai pelapis peralatan dapur. Sedangkan nilon, punya nama teknis polyamide (PA). Kita tahu nilon banyak digunakan dalam bentuk serat, untuk tekstil dan benang. Plastik saran, sebenarnya adalah polyvinilidene cloride (PVDC), banyak dipakai untuk kantung. Polyethylene (PE) banyak dipakai untuk peralatan rumah tangga seperti ember, panci, kursi, selain untuk kantong plastik.

Bagaimana dengan styrofoam?
Istilah teknis Styrofoam adalah foamed polysterene (FPS). Bahan dasarnya adalah polistirena, yang merupakan plastik sangat ringan, kaku, tembus cahaya, dan murah. Hanya saja kelemahannya adalah sifat yang rapuh.

Untuk menambah kekuatannya dicampurkan dengan senyawa butadiena yang merupakan karet sintetis. Penambahan butadenia inilah yang menyebabkan polistrena tidak jernih lagi dan berubah warna menjadi putih susu. Selain itu, untuk meningkatkan kelenturannya ditambahkan juga zat plasticiser seperti dioktilplalat (DOP) butil hidroksi toluena (BHT) atau n-butil slearat.

Sedangkan istilah foamed berasal dari proses pembuatannya, yang salah satu tahapnya adalah peniupan, untuk membentuk struktur sel. Dalam proses peniupan ini digunakan gas chlorofluorocarbon (CFC). Hasilnya, ya seperti yang bisa kita lihat sekarang ini: plastik busa dalam berbagai bentuk dan penggunaan. Warnanya putih susu dan ringan

Migrasi zat racun
Lalu dimana duduk soalnya hingga pemakaian styrofoam diprotes banyak kalangan?
Ada dua masalah.
Pertama pada bahan untuk membuat plastik busa itu sendiri.
Kedua adalah pemakaian gas CFC dalam proses pembuatannya.

Pada yang pertama adalah kemungkinan terjadinya perpindahan alias migrasi monomer-monomer stirena kemasan plastik busa kedalam makanan atau minuman yang ada didalamnya. Persoalannya, menurut berbagai penelitian yang dilakukan sejak 1930-an , bukan sekedar terjadinya migrasi monomer ini. Yang penting adalah akibatnya karena monomer bersifat toksik.

Vinil klorida dan vinil sianida, misalnya mengakibatkan perubahan genetik pada microba. Akrilonitril menimbulkan tumor dan cacat lahir pada tikus. Stirena, yang merupakan bahan dasar styrofoam, juga bersifat mutagenik (mampu mengubah gen) dan potensial karsinogen (merangsang tumbuhnya sel kanker). beberapa jenis tumor kulit hewan juga ditemukan akibat stirena.

Pada plastik busa risikonya bahkan lebih besar lagi, karena bahan aditif yang dipakai pun diketahui berbahaya. Butadiena sebagai bahan penguat, maupun DOP atau BHT sebagai plasticiser,  keduanya karsinogenik. Suatu penelitian lain juga menunjukkan DOP merusak testis hewan percobaan dan menimbulkan kemandulan.

Migrasi itu sendiri dapat terjadi karena monomer-monomer plastik, khususnya stirena, larut dalam air, lemak, alkohol, maupun asam. Waktu pendadahan dan suhu juga mempengaruhi. Makin lama makanan atau minuman kontak dengan permukaan plastik dan makin tinggi suhunya migrasi zat racun dalam plastik akan makin meningkat. Apalagi bila makanan atau minuman itu banyak mengandung lemak atau minyak. Begitu juga dengan plasticiser yang digunakan dalam plastik.

Celakanya, efek racun itu tidaklah langsung terlihat. Sifatnya akumulatif dan dalam jangka waktu yang panjang baru timbul akibatnya. Hingga sering melenakan perhatian kita terhadap bahayanya. Karena adanya resiko berbahaya itu, maka negara-negara maju dibuat berbagai peraturan mengenai zat pembuat bahan pengemas, terutama yang dipakai untuk makanan dan minuman. Pengemas harus memenuhi syarat maksimum jumlah migrasi yang diizinkan

Di Eropa migrasi plasticiser yang diizinkan maksimm adalah 60mg/kg makanan. Demikian pula migrasi monomernya dibatasi secara ketat. Inggris menetapkan batas migrasi vinil klorida dalam makanan maksimum 0,1 mg/kg. Jenis polimer dan bahan aditif yang boleh digunakan pun dibatasi. Di Amerika Serikat, misalnya segala jenis pengemas plastik yang terbuat dari vinil klorida (PVC) dilarang digunakan untuk mengemas susu ataupun olahannya dan juga minuman tingan bergas CO2

Setiap negara memiliki ketetapan yang agak berbeda, meskipun mereka semuanya merujuk pada standart internasional dari badan PBB, yaitu Codex Alimentarius Comission. Sementara negara-negara yang belum memiliki ketentuan seperti hanlnya Indonesia, bisa mengacu pada Codex.

Selain faktor-faktor diatas jumlah komposisi masing-masing bahan plastik polimer dan aditifnya, juga mempengaruhi besar-kecilnya migrasi. bagaimana dengan yang terjadi pada styrofoam?
Sejauh ini saya sendiri belum menemukan literatur khusus yang membahas teentang ini. Kemungkinan besar, karena pemakaian Styrofoam untuk  pengemas makanan sebenarnya tidak lazim. Kecuali untuk bahan mentah, seperti telur, daging, sayur atau buah. Itu pun biasanya cuma terbatas sebagai tatakan. Penggunaan styrofoam yang paling lazim adalah untuk bahan pelindung dan penahan getaran bagi barang-barang yang fragile, seperti barang elektronik.

Yang pasti, sebagaimana telah dijelaskan baik monomernya (stirena) maupun aditif utama styrofoam (DOP dan butadiena) sama-sama mudah bermigrasi dan sangat berbahaya....!!!

Sekedar Info

Makanan dan Minuman

 

© Copyright Sebaiknya Anda Tahu 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.